Bupati LSM LIRA Kutai Timur Mempertanyakan kelanjutan kasus pengadaan Genset di Desa Senamabah yang diduga merugikan negara 2,5 Milyar

Gravatar Image
  • Whatsapp

 

Sangatta, Liranews – Ditemui baru-baru ini di kediamannya Bupati LSM LIRA Kutai Timur Darman Muharram menyampaikan kepada awak media LiraNews.com bahwa dia akan bersurat ke Polda Kaltim terkait kelanjutan kasus pengadaan Genset di Desa Senamabah yang diduga telah merugikan keuangan negara sebesar 2,5 milyar tersebut. Karena dari pantauannya pada kasus itu telah ditetapkannya sebanyak dua orang tersangka, yaitu IR dan WAM. Namun demikian yang masih mengganjal bagi Bupati LSM LIRA adalah masih adanya 2 orang oknum ASN yang diduga terlibat dalam kasus itu sampai sekarang ini masih berstatus sebagai saksi. Padahal jika dicermati dalam kronologis kasus ini, kedua orang orang itu diduga kuat terlibat dalam kasus pengadaan Genset tersebut, menurut keterangan para saksi yang disampaikan oleh JPU bahwa oknum PPTK yang berinisial AW telah membuat dokumen berita acara tahun mundur ke bulan Januari 2018 atas saran dari NV selaku ketua Pokja pada kegiatan tersebut, sehingga kuat dugaan bahwa ada skenario yang sangat sistematis telah dilakukan dalam kasus ini.

Read More
banner 300250

banner 300250

Tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa hanya WAM dan IR saja yang dijadikan tersangka, padahal kita tahu pada pasal 55 KUHP dapat digunakan untuk menjerat keduanya. Tidak sampai disitu LSM LIRA Kutai Timur Menyatakan bertekad akan memantau seluruh kasus tindak pidana penyalahgunaan uang negara di Kabupaten Kutai Timur demikian ia menjelaskan. (Darman/LN/Kaltim)

Related posts